Gaboh Burger
Namanya memang agak aneh, kalau dalam sehari-hari, Gaboh mah kiasan untuk Gajah Bodoh. Tapi mungkin ini salah satu faktor yang membuat tempat ini mudah populer.
Berlokasi di sebelah kanan Jl. Diponegoro, nggak jauh dari belokan Jl. Sudirman, seberang Kresna Securities. Letaknya tepat di satu rumah modelnya mirip-mirip zaman Belanda dulu yang disulap menjadi satu tempat makan. Dapurnya terletak di belakang.

Kalau nggak terlalu diperhatiin, memang terkadang bisa lolos dari penglihatan. Soalnya dari jalan raya kurang eye-catchy, penampakan nama Gaboh Burger malah terdapat didalam.
Dibelakang rumah ini terdapat kos-kosan, saya pernah numpang toiletnya. Mau buang air saja mesti muter jauh dari tempat makan sampai ke belakang.

Chicken Fillet (Rp 13.500) – Fillet ayam yang dibalut dengan roti. Daging ayamnya enak, namun yah nggak terlalu spesial, seperti sandwich ayam biasa doank.

Blackpepper Spaghetti (Rp 22.000) – Aduh! Yang ini satu, jauh dari tampilan di menu, aslinya item banget, udah gitu rasanya manissssssssssssss banget !! Kurasa chef-nya nggak sengaja tumpahin kecap manis yeah? >.< Terpaksa saya beri sambal agak banyak untuk menutupi rasa manisnya, namun nggak terlalu mempan juga. Lama-lama jadi eneg.

Chicken Wings (Rp 15.000) – Yang ini not bad, namun masih agak manis juga. Coba kalau manisnya dikurangi dan tambah pedes dikit, pasti lebih lezat.
Banyak menu lain disini, terutama sang maskot, Gaboh Burger, sayangnya kebanyakan semua daging sapi, saya nggak makan sapi, walau orang bilang daging sapi tuh enak banget yah? Ada teman yang bisa review menu lain yang ada disini rasanya gimana?
Berhubung nggak bisa mencicipi daging sapi, jadi mungkin next time mau mampir mesti mikir-mikir lagi, soalnya pilihan menu saya agak jadi terbatas.


Responses